RSS

Arsip Bulanan: Juni 2015

TATA CARA SHALAT TARAWIH DAN WITIR

image

tuntunan lengkap tata cara bacaan bilal doa shalat tarawih dan witir

    

Shalat Tarawih adalah shalat sunnat malam hari di bulan puasa ramadhan yang waktu pelaksanaan sholat sunnat tarawehnya dilaksanakan setelah sholat isya. Shalat Tarawih biasanya dikerjakan secara berjama’ah maupun sendirian baik di masjid maupun dirumah. Pada umumnya shalat teraweh dikerjakan minimal 11 rakaat namun adapula Shalat Tarawih yang dikerjakan 23 rakaat yang pada setiap dua rakaat ditutup dengan salam kemudian teruskan dengan shalat witir tiga rakaat dengan dua salam atau satu kali salam.Namun bagi yang shalat tarawih 11 rakaat biasanya mengerjakan 2 kali salam dengan setiap 4 rakaat ditutup dengan 3 rakaat witir.

Adapun tata cara bacaan doa shalat sunnat taraweh surat yang dibaca sesudah Al-Fatihah pada tiap2 rakaat boleh surat apa saja yang dikehendaki, tetapi diutamakan pada setiap rakaat yang kedua sesudah membaca surat Al-Fatihah membaca surat-surat pendek seperti surat Al-Ikhlas.

Berikut adalah  tuntunan tata cara bacaan bilal doa shalat tarawih dan witir lengkap dengan bacaan shalawat tarawih dan witir 23 rakaat

Doa niat shalat Tarawih :

“USHALLI  SUNNATAN  TARAWIIHI  RAK’ATAINI  (IMAAMAN/MA’MUUMAN) LILLAAHI  TA’AALAA”.

Doa awal yang dibaca bilal dan ma’mum ketika akan mengerjakan shalat Tarawih,

“SUBHAANAL  MALIKIL  MA’BUUDI,  SUBHAANAL  MALIKIL  MAUJUUDI,  SUBHAANAL  MALIKIL  HAYYIL  LADZII  LAA  YANAAMU  WALAA  YAMUUTU  WALAA  YAFUUTU  ABADAN  SUBBUUHUN  QUDDUUSUN  RABBUNAA  WARABBUL  MALAAIKATI  WARRUUHI  SUBHAANALLAAHI  WAL  HAMDU  LILLAAHI  WALAA  ILAAHA  ILLALLAAHU WALLAAHU  AKBARU  WALAA  HAULA  WALAA  QUWWATA ILLAA  BILLAAHIL  ‘ALIYYIL  ‘ADHIIMI”.

Kemudian bilal membaca shalawat :

“ALLAAHUMMA  SHALLI  ‘ALAA  SAYYIDINAA  MUHAMMAD”.

Dijawab  para jama’ah :

“ALLAAHUMMA SHALLI WASALLIM  ‘ALAIH”.

Setelah itu bilal membaca shalawat lagi :

“ALLAAHUMMA  SHALLI  ‘ALAA  SAYYIDINAA  WAMAULAANA  MUHAMMADIN”.

Dijawab para jama’ah :

“ALLAAHUMMA  SHALLI  WASALLIM  ‘ALAIH”.

Kemudian bilal membaca shalawat lagi :

“ALLAHUMMA  SHALLI  ‘ALAA  SAYYIDINAA  WANABIYYINAA  WAHABIIBINA  WASYAFII’INAA  WADZUHRINAA  WAMAULAANAA  MUHAMMADIN”.

Dijawab para jama’ah :

“ALLAAHUMMA  SHALLI  WASALLIM  ‘ALAIH”.

Lalu bilal mengucapkan :

“ASHSHALAATU SUNNATAN  TARAAWIIHI  JAMIATU RAHIMA  KUMULLAAHU”.

Kemudian imam serta para jama’ah berdiri untuk melakukan shalat Tarawih dua rakaat, sebagai shalat Tarawih dua rakaat yang pertama.

Sesudah salam pada dua rakaat yang pertama, bilal bersama jama’ah mengucapkan :

“FADL-LAM  MINALLAAHI  WANI’MATAN  WAMAGHFIRATAN  WARAHMATAN  LAA  ILAAHA  ILAAHA  ILLALLAHU  WAHDAHU LAA SYARIIKA  LAHU, LAHUL  MULKU  WALAHUL  HAMDU  YUHYII  WAYUMIITU  WAHUWA ‘ALAA  KULLI  SYAI-IN  QADIIR”.

Setelah itu bilal membaca shalawat seperti tersebut diatas, dan para jama’ah menjawabnya dengan “ALLAHUMMA  SHALLI  WASALLIM ‘ALAIH”.

Lalu imam serta para jama’ah berdiri lagi untuk melakukan shalat Tarawih dua rakaat, sebagai shalat Tarawih dua rakaat yang kedua. Selesai salam pada rakaat yang keempat, bilal bersama-sama para jama’ah membaca :

“SUBHAANAL  MALIKIL  MA’BUUDI,  SUBHAANAL  MALIKIL  MAUJUUDI,  SUBHAANAL  MALIKIL  HAYYIL  LADZII  LAA  YANAAMU  WALAA  YAMUUTU  WALAA  YAFUUTU  ABADAN  SUBBUUHUN  QUDDUUSUN  RABBUNAA  WARABBUL  MALAAIKATI  WARRUUHI  SUBHAANALLAAHI  WAL  HAMDU  LILLAAHI  WALAA  ILAAHA  ILLALLAAHU WALLAAHU  AKBARU  WALAA  HAULA  WALAA  QUWWATA ILLAA  BILLAAHIL  ‘ALIYYIL  ‘ADHIIMI”.

Sehabis itu bilal membaca shalawat seperti tersebut diatas dan para jama’ah menjawab dengan

“ALLAHUMMA  SHALLI  WASALLIM ‘ALAIH”.

Lalu bilal mengucapkan :

“ALBADRUL  MUNIIRU  SAYYIDUNAA  MUHAMMADUN  SHALLUU ‘ALAIHI”.

Setelah itu imam serta para jama’ah berdiri lagi untuk melakukan shalat Tarawih dua rakaat, sebagai shalat Tarawih dua rakaat yang ketiga.

Selesai salam pada rakaat yang keenam maka bilal beserta para jama’ah mengucapkan

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Juni 2015 in Tak Berkategori

 

SHOLAT TARAWIH

image

Salat Tarawih (kadang-kadang disebut Teraweh atau Taraweh) adalah salat sunnat yang dilakukan khusus hanya pada bulan ramadan. Tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jama’ dari تَرْوِيْحَةٌ yang diartikan sebagai “waktu sesaat untuk istirahat”. Waktu pelaksanaan salat sunnat ini adalah selepas isya’, biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid. Fakta menarik tentang salat ini ialah bahwa rasulullah  hanya pernah melakukannya secara berjama’ah dalam 3 kali kesempatan. Disebutkan bahwa rasulullah kemudian tidak melanjutkan pada malam-malam berikutnya karena takut hal itu akan menjadi diwajibkan kepada ummat muslim (lihat sub seksi hadits tentang Tarawih).

Rakaat salatSunting

Terdapat beberapa praktik tentang jumlah rakaat dan jumlah salam pada salat Tarawih. Pada masa Nabi Muhammad shalat Tarawih hanya dilakukan tiga atau empat kali saja, tanpa ada satu pun keterangan yang menyebutkan jumlah rakaatnya. Kemudian shalat Tarawih berjamaah dihentikan, karena ada kekhawatiran akan diwajibkan. Barulah pada zaman khalifah Umar shalat Tarawih dihidupkan kembali dengan berjamaah, dengan jumlah 20 raka’at dilanjutkan dengan 3 raka’at witir.

Sejak saat itu umat Islam di seluruh dunia menjalankan shalat Tarawih tiap malam-malam bulan Ramadhan dengan 20 rakaat. Empat mazhab yang berbeda, yaitu mazhab Al-Hanafiyah, Al-Malikiyah, Asy-Syafi’iyah serta Al-Hanabilah, semua sepakat menetapkan jumlah 20 rakaat sebagai bilangan shalat Tarawih. Sedangkan Umar bin Abdul Aziz sebagai khalifah dari Bani Umayyah di Damaskus menjalankan shalat Tarawih dengan 36 rakaat. Dan Ibnu Taimiyah menjalankan 40 rakaat.

Yang pertama kali menetapkan shalat Tarawih hanya 8 atau 11 rakaat dalam sejarah adalah pendapat orang-orang di akhir zaman, seperti Ash-Shan’ani (w.1182 H), Al-Mubarakfury (w. 1353 H) dan Al-Albani. Ash-Shan’ani Penulis  Subulus-salam sebenarnya tidak sampai mengatakan shalat Tarawih hanya 8 rakaat, dia hanya mengatakan bahwa shalat Tarawih itu tidak dibatasi jumlahnya. Sedangkan Al-Mubarakfury memang lebih mengunggulkan shalat Tarawih 8 rakat, tanpa menyalahkan pendapat yang 20 rakaat.

Tetapi yang paling ekstrim adalah pendapat Al-Albani yang sebenarnya tidak termasuk kalangan ahli fiqih. Dia mengemukakan pendapatnya yang menyendiri dalam kitabnya, Risalah Tarawih, bahwa shalat Tarawih yang lebih dari 8 plus witir 3  rakaat, sama saja dengan shalat Dzhuhur 5 rakaat. Selain tidak sah juga dianggap berdosa besar bila dikerjakan.

Perbedaan pendapat menyikapi boleh tidaknya jumlah raka’at yang mencapai bilangan 20 itu adalah tema klasik yang bahkan bertahan hingga saat ini, seperti yang dilakukan sebagian besar pengikut Nahdlatul Ulama[butuh rujukan]. Sedangkan mengenai jumlah salam praktik umum adalah salam tiap dua raka’at namun ada juga yang salam tiap empat raka’at. Sehingga bila akan menunaikan Tarawih dalam 8 raka’at maka formasinya adalah salam tiap dua raka’at dikerjakan empat kali, atau salam tiap empat raka’at dikerjakan dua kali dan ditutup dengan witir tiga raka’at sebagaimana yang dilakukan sebagian besar pengikut Muhammadiyah

Niat salatSunting

Niat salat ini, sebagaimana juga salat-salat yang lain cukup diucapkan di dalam hati, yang terpenting adalah niat hanya semata karena Allah Ta’ala semata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan ridhoNya, apabila ingin dilafalkan jangan terlalu keras sehingga mengganggu Muslim lainnya, memang ada beberapa pendapat tentang niat ini gunakanlah dengan hikmah bijaksana.

Secara lengkap, niat salat Tarawih 2 rakaat adalah:

“ َأُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا/إِمَامًا للهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini (ma’muman/imaaman) lillahi ta’aalaa.”


Artinya: ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat (menjadi makmum/ imam) karena Allah Ta’ala”

ATAU

“ َأُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى
“Usholli sunnatattarowihi rok’ataini lillahi ta’ala”


Artinya: ” Aku niat Salat Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Walaupun demikian, ada beberapa cara dalam mengerjakan salat Tarawih, salah satunya dengan formasi 2 kali 4 rakaat masing masing dengan sekali salam setiap selesai 4 rakaat. Oleh karena itu, dalam niat salat Tarawih, niatnya disesuaikan menjadi “arba’a raka’atin”.

Beberapa Hadits TerkaitSunting

“Sesungguhnya rasulullah pada suatu malam salat di masjid lalu para sahabat mengikuti salat Dia, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) Dia salat maka manusia semakin banyak (yang mengikuti salat nabi), kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau malam keempat. Maka rasulullah  tidak keluar pada mereka, lalu ketika pagi harinya Dia bersabda: ‘Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian,’ dan (peristiwa) itu terjadi di bulan Ramadan.” (Muttafaqun ‘alaih)
“Artinya: Dari Jabir bin Abdullah radyillahu ‘anhum, ia berkata: Rasulullah  pernah salat bersama kami di bulan Ramadan (sebanyak) delapan raka’at dan witir (satu raka’at). Maka pada hari berikutnya kami berkumpul di masjid dan mengharap dia keluar (untuk salat), tetapi tidak keluar hingga masuk waktu pagi, kemudian kami masuk kepadanya, lalu kami berkata: Ya Rasulullah ! Tadi malam kami telah berkumpul di masjid dan kami harapkan engkau mau salat bersama kami, maka sabdanya “Sesungguhnya aku khawatir (salat itu) akan diwajibkan atas kamu sekalian”.(Hadits Riwayat Thabrani dan Ibnu Nashr)
“Aku perhatikan salat malam rasulullah , yaitu (Ia) salat dua raka’at yang ringan, kemudian ia salat dua raka’at yang panjang sekali, kemudian salat dua raka’at, dan dua raka’at ini tidak sepanjang dua raka’at sebelumnya, kemudian salat dua raka’at (tidak sepanjang dua raka’at sebelumnya), kemudian salat dua raka’at (tidak sepanjang dua raka’at sebelumnya), kemudian salat dua raka’at (tidak sepanjang dua raka’at sebelumnya), kemudian witir satu raka’at, yang demikian adalah 13 raka’at”.Diriwayatkan oleh Malik, Muslim, Abu Awanah, Abu Dawud dan Ibnu Nashr.
“Artinya: Dari Abi Salamah bin Abdurrahman bahwasanya ia bertanya kepada ‘Aisyah radyillahu anha tentang salat rasulullah  di bulan Ramadan. Maka ia menjawab ; Tidak pernah rasulullah  kerjakan (tathawwu’) di bulan Ramadan dan tidak pula di lainnya lebih dari sebelas raka’at 1) (yaitu) ia salat empat (raka’at) jangan engkau tanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian ia salat empat (raka’at) 2) jangan engkau tanya panjang dan bagusnya kemudian ia salat tiga raka’at”.[Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim]

Posted from WordPress for Android

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Juni 2015 in Tak Berkategori

 

Perjalanan Panjang Jokowi ke Pintu Gerbang Istana

Perjalanan Panjang Jokowi ke Pintu Gerbang Istana
seknas-jokowi-00028

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA : IR. JOKO WIDODO

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK), akhirnya menang dalam kompetisi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014–2019. Keputusan kemenangan pasangan Jokowi-JK diumumkan Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam rapat pleno KPU di Kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961 memulai karier jabatannya sebagai Wali Kota Surakarta (Solo) tahun 2005 sampai 2012, didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil wali kota. Menjadi Walikota Solo Pada pilkada kota Solo pada tahun 2005, Jokowi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), untuk maju sebagai calon wali kota Surakarta.

Dia berhasil memenangkan pemilihan tersebut dengan persentase suara sebesar 36,62%. Setelah terpilih, dengan berbagai pengalaman di masa muda, ia mengembangkan Solo yang sebelumnya buruk penataannya dan menghadapi berbagai penolakan masyarakat untuk ditertibkan.

Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan dan menjadi kajian di universitas baik dari dalam maupun luar negeri. Berkat pencapaiannya ini Jokowi terpilih kembali sebagai Wali Kota Surakarta pada tahun 2010 dengan persentase suara sebesar 90,09%.

Sejak menjabat sebagai walikota Surakarta di 2005, Jokowi aktif membangun kota Surakarta atau yang juga disebut kota Solo hingga blusukan menyambangi warganya. Ia juga kerap mengampanyekan gerakan anti korupsi, yang membuatnya mendapatkan reputasi sebagai politisi jujur di Indonesia.

Gebrakan Jokowi ketika menjadi walikota Surakarta juga diwarnai aksinya membeli mobil SUV Esemka seharga Rp 95 juta. Ditambah lagi keputusan Jokowi yang menolak mengambil gaji selama dia menjabat sebagai Walikota Surakarta.

Pada 2012, Jokowi memenangkan pemilihan Gubernur Jakarta mengalahkan Fauzi Bowo dalam putaran kedua. Jokowi yang didukung oleh PDI Perjuangan berhasil mengalahkan Fauzi Bowo yang didukung hampir seluruh parpol dan saat itu menjabat Gubernur dengan dukungan dana dan jaringan yang sangat besar.
Tetapi, pesona Jokowi yang diangkat oleh media massa, dukungan para relawan dan kerja keras kader-kader PDI Perjuangan berhasil mengalahkan Fauzi Bowo dan partai pendukungnya.

Setelah resmi menang di perhitungan suara, Jokowi masih diterpa isu upaya menghalangi pengunduran dirinya oleh DPRD Surakarta, namun dibantah oleh DPRD. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga menyatakan akan turun tangan jika masalah ini terjadi, karena pengangkatan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta tidak dianggap melanggar aturan mana pun jika pada saat mendaftar sebagai Calon Gubernur sudah menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatan sebelumnya jika terpilih, dan benar-benar mengundurkan diri setelah terpilih.

Namun setelahnya, DPR merencanakan perubahan terhadap Undang-Undang No 34 tahun 2004, sehingga setelah Jokowi, kepala daerah yang mencalonkan diri di daerah lain, harus terlebih dahulu mengundurkan diri dari jabatannya pada saat mendaftarkan diri sebagai calon presiden.

Prestasi Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta di antaranya Peningkatan upah minimum provinsi Pada 24 Oktober 2012.  Di tahun 2014, Ketua Umum Megawati Soekarnoputi memberikan mandat dari DPP kepada mantan wali kota Solo tersebut, untuk bertarung dalam pemilu presiden (Pilpres) 2014.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah mengeluarkan surat perintah harian yang isinya mendukung Joko Widodo alias Jokowi sebagai calon presiden PDI Perjuangan.

Tak lama kemudian, tepatnya Jumat 14 Maret 2014, Jokowi mendeklarasikan diri siap menjadi capres dari PDI Perjuangan di Rumah Si Pitung, Marunda, Jakarta Utara. Ditemani oleh Jusuf Kalla, Jokowi mampu merebut dukungan lima partai pendukung, yaitu PDIP, NasDem, PKB, Hanura dan PKPI.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2014–2019. Setelah merekapitulasi perolehan suara secara nasional di 33 provinsi dan pemilihan di luar negeri.

Keputusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan dan salinan disampaikan ke MPR RI, DPR RI, Ketua Mahkamah Kontitusi, Ketua Mahkamah Agung, Presiden RI, Partai Politik dan gabungan partai politik dan ke Presiden dan Wakil Presiden.

Berdasarkan hasil perolehan suara yang dikeluarkan oleh KPU, Pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa memperoleh suara sebanyak 62.576.444 atau 46,85% sementara itu pasangan nomor urut 2 Joko Widodo dan Jusuf Kalla berhasil memperoleh suara sebesar 70.997.833 atau 53,15%. Untuk jumlah suara sah sebesar 133.574.277, sedangkan jumlah suara tidak sah 1.379.690 dan selisih perolehan suara sebesar 8.421.389.

Dari hasil tersebut ditetapkan pasangan nomor urut 2 Joko Widodo dan Jusuf Kalla resmi ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019.

(Ydh)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Juni 2015 in TOKOH

 

Tag:

Muchendi, Percha, dan Dodi Masih Bisa Nyalon Bupati

pilkada (1)

RMOL. Larangan bagi putra-putri mahkota untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah belum ditetapkan karena ternyata masih mendapat perlawanan dari DPR.


Sehingga langkah Percha Leanpuri, Muchendi Ishak Mekki serta Dodi Reza Alex untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah masih terbuka lebar.

Percha Leanpuri, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumsel yang juga putri dari Bupati OKU Timur, Herman Deru berambisi mencalonkan diri sebagai Bupati OKU di Pilkada 2015.

Muchendi Ishak Mekki, anggota DPRD Sumsel yang merupakan putra dari Wagub Sumsel Ishak Mekki berencana menjadi Bupati Ogan Ilir (OI) 2015.

Sementara Dodi Reza Alex, anggota DPR RI yang juga putra Gubernur Alex Noerdin ada niatan mencalonkan diri jadi Bupati Musi Banyuasin (Muba) pada 2017 mendatang.

Dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) diatur bahwa keluarga dari gubernur/wakil gubernur petahana tidak boleh mencalonkan diri untuk menjadi bupati/walikota dan wakil bupati/walikota di wilayah tersebut.

Hal ini diatur untuk menghindari politik dinasti yang kerap terjadi di banyak daerah.

Salah satu syarat calon kepala daerah dalam Pasal 4 huruf q rancangan PKPU, disebutkan bahwa calon tidak boleh memiliki konflik kepentingan dengan petahana (incumbent). Larangan calon kepala daerah berkonflik kepentingan dengan petahana bukan hanya tingkatan provinsi atau kabupaten/kota. Namun, seorang calon bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota tidak boleh keluarga dari gubernur dan wakil gubernur.

Tertuang dalam penjelasan ayat (9) huruf a: calon bupati atau wakil bupati, walikota atau wakil walikota tidak mempunyai ikatan perkawinan atau hubungan darah/garis keturunan satu tingkat lurus ke atas, ke bawah, ke samping dengan gubernur atau wakil gubernur pada provinsi yang sama.

Di ayat (10) menambahkan, ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (9), tidak berlaku apabila telah melewati jeda satu kali masa jabatan. Artinya, keluarga petahana harus menunggu satu periode jabatan untuk kembali berkompetisi di pilkada.

Namun PKPU itu kemudian diprotes oleh Komisi II DPR RI.

“Kalau dalam PKPU, anaknya gubernur (tingkat provinsi) enggak bisa nyalon jadi bupati atau walikota (tingkap kabupaten/kota) di wilayah bapaknya, tapi menurut kami harusnya bisa, kan wilayahnya beda sama wilayah bapaknya,” ujar Wakil Ketua Komisi II, Ahmad Riza Patria dalam rapat konsultasi Komisi II dengan KPU, di gedung DPR Senayan Jakarta,  Kamis (2/4).

Sementara Komisioner KPU OKU Divisi Teknis Penyelenggara, Erwin Suharja mengatakan, aturan PKPU juga saat ini masih dalam bentuk draf.

Erwin menjelaskan, pihaknya masih mempelajari draf PKPU yang mengatur tentang petahana itu. Sebab jika melihat draf PKPU tersebut, Petahana tidak dijelaskan secara rinci. Apakah aturan Petahana itu berlaku bagi Percha Leanpuri atau tidak.

“Kita ketahui bersama Percha Leanpuri merupakan Putri dari Bupati OKU Timur, Herman Deru, yang masih aktif. Yang kita pelajari sekarang ini, apakah Petahana ini hanya berlaku di daerah jabatan kepala daerah yang aktif di daerahnya saja atau berlaku secara Sumsel, atau secara nasional,” katanya.

Sementara, Komisioner KPU Sumsel, Divisi Hukum dan Sosialisasi Ahmad Naafi menjelaskan, mengenai syarat pencalonan yang tidak ada konflik dengan Petahana dalam draf PKPU bahwa calon bupati atau wali kota yang tidak mempunyai ikatan perkawinan, hubungan darah, garis keturunan lurus ke atas/bawah dengan gubernur atau wakil gubernur.

“Tapi di sini, memang tidak ada penyebutan bupati atau walikota. Ini masih draf dan sedang dibahas oleh Panja DPR, sebelum disahkan,” ucapnya. [rhd]

sumber : http://www.rmolsumsel.com/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Juni 2015 in PILKADA SERENTAK

 

Tag:

Sampingan
DODI REZA ALEX NOERDIN

dodi_rezaalex11PROFIL DODI REZA ALEX NOERDIN

BioData H. DODI Reza Alex Noerdin Data Pribadi Nama : H.Dodi Reza Alex Noerdin Tempat / Tgl. Lahir : Palembang, 1 Nopember 1970 Istri : Hj. Thia Yusfada Anak : Atalie Mazzaya Alex Aletta Khayyara Alex Ayah : H. Alex Noerdin Ibu : Eliza Alex Saudara Kandung : H. Deni Akendra Alex (alm) Hj. Lury Elsa Alex

PENDIDIKAN FORMAL 1977- 1990 SD-SMP Xaverius & SMAN 1 Palembang 1990- 1996 Sarjana – Bidang Ekonomi Di University Of Leuven (UCL)- Belgium Lulus Predikat Magna Cum Laude 1997 Master of Business Administration (MBA) Di Universite Libre de Bruxelles_Belgium Lulus Predikat Magna Cum Laude PENDIDIKAN NON FORMAL 2004 * Pendidikan Penerbang (Pilot) di Deraya Flying School- Jakarta Memiliki Izin Pilot-Private Pilot License (PPL) * Mengikuti in-house Training Manajemen di Dalam Negeri dan di Luar Negeri

PENGALAMAN KERJA 1997 PT.BAKRIE & BROTHERS, Tbk – Jakarta Posisi : Treasury Department Manager 1998- 1999 PT. CITRA MARGA NUSA PHALA PERSADA, Tbk-Jakarta Posisi : Corporate Finace Division-Senior Manager 1999- Sekarang PT. GRITA ARTHA KREAMINDO (5 a sec Indonesia) Jakarta Posisi : Finace Director 2000- Sekarang PT. MITRA PRATAMA KHATULISTIWA- Jakarta Posisi : President Director 2005- Sekarang

PT. PANDJI MEDIA GEMILANG-Palembang

Harian Umum Berita pagi

Posisi : Director

PT. PANDJI MEDIA NETWORK – PALEMBANG

Harian Umum Berita Pagi

Radio TPI

SKY TV

Percetakan Pandji Grafika

2006- Sekarang PT. RADIO TRIJAYA FM dan RADIO TPI – Palembang Posisi : President director

AKTIVITAS DI PARTAI POLITIK & KEPEMUDAAN 2004 – Sekarang 2005 – Sekarang 2007 – Sekarang 2005 – Sekarang WAKIL KETUA Pemuda Panca Marga (PPM) Sumatera Selatan PIMPINAN PUSAT Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG) DIVISI Kaderisasi dan Promosi KETUA I Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG) Sumatera Selatan FUNGSIONARIS TINGKAT PUSAT DPP Partai GOLKAR-Wilayah Sumatera Selatan

AKTIVITAS DI ORGANISASI PROFESI / SOSIAL DAN KEOLAHRAGAAN 1986- Sekarang Anggota Majelis Sabuk Hitam INSTITUT KARATE-DO INDONESIA 1988- Sekarang Member of the Canadian Red Cross Society British Columbia – Canada 1996- Sekarang Sekretaris Jendral Asosiasi Sarjana Ekonomi Leuven ( ADEL ) – Belgia 2000- Sekarang Bendahara Yayasan An-Nur – Jakarta 2004- Sekarang Anggota Perbakin Pusat – Jakarta 2005- Sekarang Pembina Skyland Motor Sport IMI _ Sumatera Selatan 2007- Sekarang Pembina MUBA Hangtuah KOBATAMA – Sumatera Selatan 2007- 2011 KETUA UMUM PERBASI – Sumatera Selatan 2007- 2011 WAKIL KETUA UMUM INSTITUT KARATE-DO INDONESIA ( INKAI ) Sumatera Selatan 2006- 2011 KETUA UMUM PERBASASI – Sumatera Selatan 2007- 2010 BENDAHARA UMUM KONI – Sumatera Selatan 2007- 2010 KETUA UMUM HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sumatera Selatan

Mendapat BEASISWA DEPDIKBUD Dan Canada World Youth Menghadiri Seminar INTERNASIONAL di beberapa Negara: Inggris / Jerman / Belgia KETUA UMUM Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI)- Belgia ASIAN ADMINISTRATOR The Internasional Student ASSOCIATION At UCL – Belgium Internasional Conference – Geneva Topic 5 a Sec Switzerland PENGALAMAN INTERNASIONAL

Kiprah PEMUDA Bumi Sriwijaya Dalam Sejarah Nasional INDONESIA PEMUDA ini Akan MENJAWAB Permasalahan BANGSA dan DAERAH Asalnya

MEMILIKI TANGGUNG JAWAB MEMILIKI KAPASITAS YANG BAIK – Intelektual – Emosional – Spiritual PERSONALITI DODI KAPASITAS BERPIKIR : BERPENDIDIKAN TINGGI – CERDAS – KOMITMEN JUJUR & TEGAS & RELIGIUS LOYAL PADA KEPENTINGAN MASYARAKAT PUTRA BUMI SRIWIJAYA INTELEKTUAL MORAL

DODI REZA ALEX NOERDIN

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Juni 2015 in TOKOH

 

Tag:

SEJARAH PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

SEJARAH PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN
DPP PPP

LOGO PPP

Partai Persatuan Pembangunan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Partai Persatuan Pembangunan
Ketua Djan Faridz
Didirikan 5 Januari 1973
Kantor pusat Jl. Diponegoro No.60 10310 Jakarta DKI Jakarta

Telp. 021-31936338, 021-3908070

Ideologi Islam
Kursi diDPR (2014)
39 / 560
Situs web
www.ppp.or.id
Politik Indonesia
Partai politik
Pemilihan umum

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah sebuah partai politik di Indonesia. Pada saat pendeklarasiannya pada tanggal 5 Januari 1973 partai ini merupakan hasil gabungan dari empat partai keagamaan yaitu Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Perti dan Parmusi. Ketua sementara saat itu adalah Mohammad Syafa’at Mintaredja. Penggabungan keempat partai keagamaan tersebut bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia dalam menghadapi Pemilihan Umum pertama pada masa Orde Baru tahun 1973.

Logo PPP di era Orde Baru setelah pemerintah mengharuskan semua organisasi berasas tunggal Pancasila pada 1985.

Ketua umum[sunting | sunting sumber]

Jabatan ketua umum pada awalnya berbentuk presidium yang terdiri dari KH Idham Chalid sebagai Presiden Partai serta Mohammad Syafa’at Mintaredja, Thayeb Mohammad Gobel, Rusli Halil, dan Masykur sebagai wakil presiden partai.

Berikut ini daftar ketua umum dengan masa jabatannya:

Ketua umum Periode
Mohammad Syafa’at Mintaredja 5 Januari 19731978
Djaelani Naro 1978-1989
Ismail Hassan Metareum 1989-1998
Hamzah Haz 1998-2007
Suryadharma Ali 2007-2014
Muhammad Romahurmuziy 2014-2015
Djan Faridz 2015-sekarang

Pencapaian pada Pemilu Anggota DPR 2014[sunting | sunting sumber]

PPP mendapat 39 kursi (7,00%) di DPR hasil Pemilu Legislatif 2014, setelah mendapat sebanyak 8.157.488 suara (6,53%).

Pencapaian pada Pemilu Anggota DPR[sunting | sunting sumber]

Tahun Suara Kursi Peringkat
1977 18.743.491 (29,29%) 99 2
1982 20.871.880 (27,78%) 94 2
1987 13.701.428 (15,96%) 61 2
1992 16.624.647 (17%) 62 2
1997 25.340.028 (22,43%) 89 2
1999 11.329.905 (10,71%) 58 3
2004 9.248.764 (8,15%) 58 4
2009 5.533.214 (5,32%) 38 6
2014 8.157.488 (6,53%) 39 8
PPP

KETUA UMUM DPP PPP

Arham

OLEH : ALARHAM KADER / SIMPATISAN PPP

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Juni 2015 in PARPOL

 

Tag:

AL QURA’AN TERBESAR DI DUNIA ADA DI PALEMBANG

Al-Qur’an Al-Akbar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
h3x9
Al-Qur’an Al-Akbar merupakan Al-Qur’an ukiran kayu yang terbesar di dunia dan berada di Kota Palembang

Al Quran Al-Akbar atau yang juga sering disebut Al Quran Raksasa yang berada di kota Palembang beralamat di di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang. Terdapat 30 juz ayat suci Al-Quran yang berhasil dipahat/diukir ala khas Palembang dalam lembar kayu dan menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu tembesu dengan biaya tidak kurang Rp 2 miliar, dimana masing-masing lembar ukuran halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai 9 meter.

Al-Quran yang terdiri dari 630 halaman ini juga dilengkapi dengan tajwid serta doa khataman bagi pemula. Setiap lembar terpahat ayat suci Al-Quran pada warna dasar kayu coklat dengan huruf arab timbul warna kuning dengan ukiran motif kembang di bagian tepi ornamen khas Palembang yang sangat indah di pandang dan enak dibaca. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu relatif lama, sekitar tujuh tahunan.

Al Quran Raksasa ini terbesar dan pertama di dunia dalam bentuk Al Quran 30 juz yang di buat pada media dari kayu jenis tembesu. Al-Quran terbesar ini sebelum resmi dipublikasikan, sengaja di pajang seluruh ayat-ayat suci di dalam ruang pamer Masjid Agung Palembang selama tiga tahun untuk mendapat koreksi dari seluruh umat.

Peresmian[sunting | sunting sumber]

Pada akhir 2011, Al-Quran ini dinilai layak untuk dipublikasikan dan pada Senin, 30 Januari 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama seluruh delegasi konferensi parlemen Organisasi Konferensi Islam (OKI) meresmikan penggunaan Al-Quran yang disebut sebagai Al-Quran terbesar yang dicetak di atas lembaran kayu tembesu.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^http://www.fuziant.com/nusantara/item/4063-al-quran-raksasa-dan-terbesar-di-dunia-ada-di-pondok-pesantren-igm-palembang
  2. ^http://www.sriwijayatv.com/detBerita.php?ref=isi&ix=2318

TEMPO.CO, Palembang – Sejumlah ulama dan seniman kaligrafi di Sumatera Selatan berhasil menorehkan sejarah baru dalam dunia kaligrafi. Dalam waktu delapan tahun, mereka berhasil memahat 30 juz ayat suci Al-Quran dalam 315 lembar kayu trembesi. Tidak kurang dari Rp 2 miliar dihabiskan untuk mewujudkan cita-cita yang fenomenal itu.

Sofwatillah Mohzaib, salah seorang penggagas Al-Quran terbesar itu, mengatakan, sebelum resmi dipublikasikan, pihaknya sengaja memajang seluruh ayat-ayat suci itu di dalam ruang pamer Masjid Agung Palembang selama tiga tahun.

“Proses pemahatan mulai dari 2003-2008. Dari tiga tahun silam kami pajang di Masjid Agung agar mendapat koreksi dari seluruh umat. Akhir 2011, Al-Quran ini dinilai layak untuk dipublikasikan,” kata Sofwatillah Mohzaib, Minggu, 29 Januari 2012.

Menurut anggota Fraksi Demokrat DPR-RI ini, Al-Quran ini terbuat dari kayu trembesi dengan ukuran yang terbilang tidak main-main. Tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai 9 meter. Ukuran halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter.

Setidaknya 40 meter kubik kayu trembesi dihabiskan untuk membuat Al-Quran ini. Masing-masing lembar Al-Quran panjang dua meter dan lebar 1,2 meter. Setiap tepi lembar Al-Quran raksasa itu dihiasi dengan ukiran ornamen khas Palembang.

Senin, 30 Januari 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama seluruh delegasi konferensi parlemen Organisasi Konferensi Islam (OKI) akan meresmikan penggunaan Al-Quran yang disebut sebagai Al-Quran terbesar ini dicetak di atas lembaran kayu trembesi.

Fathi Abone Lardat, delegasi dari Palestina, yang dijumpai di lokasi pameran, mengatakan hingga saat ini dia berani memastikan karya ulama dan seniman di Sumatera Selatan itu sebagai yang terbesar dan unik. Di berharap, pahatan ayat-ayat suci ini dapat semakin mempersatukan umat Islam di dunia.

“Ini karya yang sangat fenomenal. Saya sudah pergi ke mana-mana, akan tetapi ini yang paling unik, besar, dan artistik,” ujar Fathi.

Al-Quran raksasa ini saat ini tengah dipamerkan di kompleks Pondok Pesantren IGM di kawasan Gandus, Palembang. Rencananya, pemerintah dan donatur setempat akan membangun rumah khusus bagi karya seni Islam ini.

Al-Quran yang terdiri dari 630 halaman ini juga dilengkapi dengan tajwid serta doa khataman bagi pemula. Menurut Sofwatillah Mohzaib, Al-Quran Al-Akbar ini didanai sumbangan para donatur senilai Rp 900 juta, sisanya lebih dari Rp 1 miliar merupakan dana pribadi dari alim ulama di Sumatera Selatan.

PARLIZA HENDRAWAN

DISALIN KEMBALI OLEH : AL ARHAM BY ( PALEMBANG  )

download

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Juni 2015 in ISLAM

 

Tag: