RSS

Arsip Kategori: USAHA DAN BISNIS

2015 Kopi Semende Dipatenkan

2015 Kopi Semende Dipatenkan
SAM_6887

contoh kopi bubuk produksi jeme semende

SAM_6884

contoh kopi bubuk produksi jeme semende

Sumsel.com–Keseriusan Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk meningkatkan kesejateraan Petani Kopi patut diapresiasi, pasalnya, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perkebunannya terus berupaya agar kopi Semende dikenal serta diakui publik dan memiliki ciri khas dengan legalitas hak paten. “ Insyaallah Tahun depan (2015) kopi Kita (Kopi Semende Kabupaten Muara Enim) di patenkan,” ungkap Kepala Dinas Perkebunan Ir Mat Kasrun, Kamis (18/12/2015).

Dikatakannya, untuk proses verifikasi hak paten sejauh ini sudah dilakukan oleh pihak-pihak terkait, guna melakengkapi kepatutan sebagai syarat mendapat hak peten yang akan dikeluarkan Kementrian Hukum dan Hak Azazi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI).

“ Beberapa waktu lalu sudah di cek kelapangan (Ke Semende) oleh pihak Dinas Perkebunan Provinsi bersama Pihak Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkebunan Pusat, berikut tim ahli,” tukasnya.

Adapun untuk kategori sampel keperluan syarat mendapatkan hak paten, diungkap Mat Kasrun, meliputi ke khasan cita rasa dan kualitas kopi, serta penunjang lainnya seperti jumlah lahan kebun kopi yang ada dan lain sebagainya.

“ Intinya sudah diproses dan keperluan yang dibutuhkan guna mendapat pengakuan hak paten tersebut sudah kita penuhi dan dirasa sudah komplit,” kiranya.

Dengan adanya hak paten nanti, diharapakan kopi Semende mampu bersaing dengan kopi-kopi yang telah lama mendapat hak paten seperti kopi Toraja, Mandailing, Aceh dan lain sebagainya. Selain itu bisa mendapat pasar ditengah penikmat kopi, baik dalam maupun luar negeri.

Namun demikian, jika sudah mendapat hak paten, harus mampu mempertahankan dalam segala hal. Karena jika mengalami penurunan apa yang ditetapkan dan mendasari dikeluarkannya hak paten, hak paten bisa dicabut. “ Jika nanti kopi Semende sudah mendapat hak paten, Kita harus mampu mempertahankannya, termasuk menjaga kualitas. Kalau tidak hak paten bisa dicabut,”bebernya.

Karnanya, mengantisipasi tetap terjaganya kualitas kopi, pihaknya saat ini telah menggandeng berbagai pihak dalam rangka pembinaan para petani kopi, salah satunya menjalin kerjasama dengan pusat penelitian kopi dan kakau Jember yang merupakan pusat penelitian kopi dan kakau Indonesia.

“ Untuk pembinaan petani, kita telah menjalin kerjasama dengan Pusat penelitian kopi dan kakau Jember. Tanggal 24 Desember 2014 kita ada pertemuan dengan mereka untuk membahas terkait pembinaan bagi para petani kopi kita. Selain itu juga dengan memberikan bantuan ke petani seperti pupuk, terpal untuk menjemur kopi, bibit unggul, mesin pemecah kopi dan lain sebagainya,” jelasnya.(*)

ALex-Nurdin

Gubenur Sumsel H. Alex Noerdin SH

Alex Nurdin Terpesona Kopi Semende

Dalam rangka hari jadi Sumatera Selatan yang ke 68, diselenggarakan ‘South Sumatera Indonesia Expo 2014’ tanggal 15 – 20 Maret di Benteng Kuto Besak. Memamerkan produk kerajinan tangan dan pangan serta agrikultur lokal maupun luar daerah Sumatera Selatan.

Dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin, acara pameran ini diikuti oleh beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lokal seperti Pertamina, Dinas PU, Dishub Kominfo serta PT. Bukit Asam, dll.

Al Azhar Peduli Ummat (APU) hadir sebagai mitra PT. Bukit Asam, memperkenalkan hasil produksi pertanian Kopi Semende cap Bukit Asam, kopi hasil daerah Semende Darat Ulu Sumatera Selatan yang merupakan desa binaan APU dalam program Desa Gemilang.

“Kopi mantab dan rasa yang keras”, demikian di katakan oleh Alex Noerdin dalam kesempatannya turut menyambangi dan mencoba kopi cap Bukit Asam. Dengan sajian gratis dalam dua varian kopi hitam biasa dan kopi susu, dalam sehari penikmatnya bisa sampai 200 – 300 orang. “Cukup kewalahan tapi Alhamdulillah semua terlayani”, demikian disampaikan Nidhom dari APU yang bertugas di stand kopi kebanggaan Al Azhar Peduli Ummat.

#INDONESIAGEMILANG

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Juni 2015 in USAHA DAN BISNIS

 

Tag:

KAPAN BATU AKIK BOOMING

KAPAN BATU AKIK BOOMING
  • Batu akik yang sedang ‘booming’ saat ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Menurut KBBI akik adalah batu berwarna yang dijadikan permata cincin dan sebagainya. Memang tidak dijelaskan jenis batu apa saja yang bisa digunakan. Namun dari pengertian tersebut (batu berwarna), batu akik bisa dikategorikan sebagai salah satu jenis batu mulia/permata atau istilah luarnya, ‘gemstone’. Penggemar batu mulia/gemstone bukan hanya di Indonesia, di luar negeri pun banyak.Menurut harian kompas, salah satu alasan booming-nya batu akik adalah adanya promosi-promosi yang dilakukan oleh majalah-majalah dengan tema terkait. Selain itu, adanya pameran-pameran yang mulai tahun lalu sudah gencar dilakukan, baik oleh pemerintah maupun swasta.Biasanya sebagian kalangan menengah ke bawah yang menganggap batu tersebut punya nilai mistis dengan memakainya seperti mendapatkan kemampuan membuka aura hingga menjaga kewibawaan. Tapi seiring waktu, anggapan tersebut bergeser. Banyak yang kini mementingkan aspek keindahannya sebagai aksesori untuk menambah penampilan dibanding sisi mitosnya.

    Buktinya, sekarang mulai dari orang tua hingga anak muda menggemari batu akik. Kalau untuk anggapan mistis, anggapan itu sudah mulai memudar. Tergantung keserasian memakainya dan manfaat untuk mencegah stres, depresi dengan ukiran alami yang ada di batu. Batu giok aceh, idocrase, batu bacan asal Halmahera dari kawasan timur Indonesia, hingga Sungai Dareh menurutnya yang paling marak dan dicari pehobi batu akik, kendati banyak juga yang mencari jenis lain.

    Jika menilik ke belakang, batu akik kadang kerap diasosiasikan dengan hal-hal mistis. Asumsi batu punya nilai magis tergantung orangnya. Tapi biasanya orang memakai batu cincin lebih percaya diri. Secara ilmiah sejauh ini belum ada bukti empiris batu alam itu memiliki kemampuan untuk mengobati penyakit tertentu. Namun, batu tersebut berpengaruh pada kondisi psikis si pemakai.
    Menurut para ahli, batu giok telah terbukti memiliki daya untuk mengobati penyakit. Batu giok telah dipakai di China secara turun-temurun untuk mengobati penyakit dalam. Batu giok secara ilmiah memiliki pori-pori yang sangat mudah menyerap unsur-unsur. Dia mempunyai pembawaan dingin, jadi orang dulu pakai untuk serap racun di tubuh.

    Disisi lain, pengamat sosial masyarakat menyebut ada nilai-nilai tertentu yang terbangun dari orang-orang yang menggemari batu. Banyak masyarakat yang rela menghabiskan uang jutaan rupiah hanya untuk batu. Ada juga yang menyebutnya representasi simbol status sosial tertentu. Batu akik bisa dikatakan salah satu berkah kekayaan alam dari Tuhan untuk Indonesia. Hal tersebut bisa dibanggakan. Hal ini bisa dilihat saat Presiden AS Barack Obama datang ke Indonesia, dimana cenderamata yang diberikan adalah batu akik.

    Anggota batu mulia/gemstone yang biasa digunakan untuk perhiasan sangatlah banyak, jumlahnya mencapai ratusan jenis. Berikut beberapa jenis batu mulia/gemstone yang digunakan untuk batu akik yang ditemukan di Indonesia mapupun luar negeri yang paling terkena1-3-jenis-batu-akik-berkhodam

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Juni 2015 in USAHA DAN BISNIS

 

Tag:

BATU AKIK MASIH MEMPESONA

  • Pesona batu-batu akik sepertinya tidak pernah memudar. Selalu saja ada penghobi yang tidak sungkan membayar tinggi batu yang sudah diminatinya. Semisal pengalaman yang diceritakan Zen (66 tahun). Bertahun-tahun yang lalu, keisengannya membeli potongan batu mentah Yaman seharga Rp 10 ribu dari seorang teman nyatanya kemudian memberikan keuntungan yang berlipat-lipat. Setelah masuk tahap pembentukan, batu berwarna hitam itu langsung mengundang minat seorang penghobi. “Berapa harga batu yaman itu Pak Haji. Apa dijual?,” kata peminat seperti penuturan Zen yang memang biasa disapa Pak Haji itu. “Bagaimana kalau saya beli Rp 400 ribu, boleh?,” ujarnya mulai menawar. “Ya sudah ambil saja,” tanpa berpikir panjang Zen langsung mengiyakan.

    Memang sebenarnya pengalaman yang dituturkan Zen bukanlah suatu kejadian luar biasa yang terjadi di kalangan penghobi batu akik. Diluar itu masih banyak transaksi batu akik yang menghasilkan keuntungan besar, bahkan sampai ratusan juta rupiah. Tetapi pengalaman Zen setidaknya memperlihatkan jika ketertarikan yang besar terhadap batu akik membuat penghobi tidak lagi terlalu memikirkan harga.

    “Memang harga batu akik tidak bisa dipastikan. Teman saya saja punya batu Bacan yang dipakai di tangannya yang dihargai senilai Rp 100 juta,” jelas Pak Haji. Kisaran harga batu akik tidak bisa diprediksi karena penilaian harga batu akik sangat tergantung dari kualitas batu itu sendiri. “Ada yang hanya dihargai Rp 50 ribu, tetapi tetap tidak ada yang meminatinya. Sebab kualitasnya memang tidak bagus,” akunya.

    Harga juga bisa menjadi begitu tinggi juga karena kelangkaannya. Disamping juga karena minat penghobi yang tidak pernah surut untuk mengoleksi bebatuan akik. “Lihat saja suasana ini,” tutur Pak Haji sambil memandangi suasana Pasar Rawa Bening yang ramai dikunjungi pembeli. Pasar yang terletak di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur ini memang menjadi pusat perjualan batu akik. “Sudah sejak tahun 1970-an saya tahu pasar ini.

    Suasananya tidak pernah berubah sampai sekarang, tetap saja ramai,” katanya memberikan penjelasan.

    Batu Bacan

    Hanya saja diakuinya perjalanan waktu lambat laun menyebabkan pergeseran jenis batu akik yang menjadi primadona di kalangan kolektor. Sangat banyak jenis batu akik, tetapi batu yang paling banyak diminati kolektor batu akik saat ini yaitu batu Bacan dan yang lain batu Garut.

    Salah satu penyebabnya karena adanya ketertarikan yang tinggi kolektor keturunan China terhadap keindahan yang dipancarkan oleh batu Bacan. Banyak ditemui batu Bacan dengan kemilau hijau. Batu Bacan merupakan bebatuan alam yang berasal dari Maluku.

    “Batu Bacan dari sana memang banyak dicari. Katanya pencarian banyak dilakukan pada pinggiran pantai di pelosok Ternate,” ujar Pak Haji.

    Selain sebenarnya masih ada batu Kalimaya yang juga banyak diminati. Akan tetapi penghobi menemui kendala akan kelangkaan batu tersebut di pasaran. Paling-paling disebutkan Pak Haji yang sering dijumpai penghobi adalah batu Kalimaya dari Benua Afrika.

    Acan (69) menjelaskan batu Kalimaya dari Banten mempunyai kualitas yang bagus. “Tetapi sudah susah ditemui. Sekarang batu Bacan sedang populer. Kemarin saya lihat harganya ada yang enam juta rupiah,” katanya. Ditempat yang sama Guan Guan (44) juga menuturkan hal yang sama. “Batu Bacan memang sedang digemari oleh penghobi batu akik,” ujarnya saat ditemui ketika menunggui reparasi batu miliknya di Pasar Rawa Bening.

    Soal Khasiat

    Selain karena keindahan dan kualitas yang dikandungnya, batu akik telah lama kerap dihubungkan dengan urusan mistis. Tidak bisa dipungkiri jika juga banyak peminat yang mencari batu akik karena percaya akan khasiat yang bisa ditimbul bagi pemakainya.

    Karenanya ada banyak cara yang dilakukan sebelum mereka memutuskan untuk membayar batu akik yang dilihatnya. “Pernah ketika menjual batu akik, ada pembeli yang sengaja menyundut rokok kelengannya sendiri,” kata Pak Haji. Sambil komat-kamit layaknya membaca mantra, pembeli itu terus menyentuhkan bara rokok kelengannya.

    Melihat itu Pak Haji reflek menjauhkan tangan pembeli itu dari rokok. “Kadang memang ada perbedaan. Kalau orang luar membeli batu akik karena kualitasnya, sedangkan kadang orang kita (Indonesia) masih terpengaruh budaya itu,” pungkasnya. (srs)

Sumber : Sinar Harapan

CAM00641 CAM00670 CAM00682 CAM00689-1 CAM00701 CAM00707 CAM00732 CAM00734 CAM00735 IMG_20140715_152333 IMG_20140907_194733 IMG_20140907_194834 IMG_20140907_195438 IMG_20140907_195515 IMG_20140907_195530 IMG_20140907_195632 IMG_20140907_195727 IMG_20140908_151907 IMG_20140908_152131 IMG_20140923_190447 IMG_20141023_211641 IMG_20141024_184603 IMG_20141027_133625 IMG_20141028_003808 IMG_20141029_232644 IMG_20141029_232644-1 IMG_20141030_135320 IMG_20141101_231948 IMG_20141107_115056 Screenshot_2014-10-28-21-49-55-1 Screenshot_2014-10-28-22-06-38 Screenshot_2014-10-28-22-06-38-1 Screenshot_2014-10-28-22-06-38-1-1 Screenshot_2014-10-28-22-06-38-2 Screenshot_2014-10-28-22-06-38-2-1 Screenshot_2014-10-28-22-06-38-3 Screenshot_2014-10-30-00-44-00 Screenshot_2014-10-30-00-47-26I

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Juni 2015 in USAHA DAN BISNIS

 

Tag: