RSS

Arsip Tag: PILKADA

Muchendi, Percha, dan Dodi Masih Bisa Nyalon Bupati

pilkada (1)

RMOL. Larangan bagi putra-putri mahkota untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah belum ditetapkan karena ternyata masih mendapat perlawanan dari DPR.


Sehingga langkah Percha Leanpuri, Muchendi Ishak Mekki serta Dodi Reza Alex untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah masih terbuka lebar.

Percha Leanpuri, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumsel yang juga putri dari Bupati OKU Timur, Herman Deru berambisi mencalonkan diri sebagai Bupati OKU di Pilkada 2015.

Muchendi Ishak Mekki, anggota DPRD Sumsel yang merupakan putra dari Wagub Sumsel Ishak Mekki berencana menjadi Bupati Ogan Ilir (OI) 2015.

Sementara Dodi Reza Alex, anggota DPR RI yang juga putra Gubernur Alex Noerdin ada niatan mencalonkan diri jadi Bupati Musi Banyuasin (Muba) pada 2017 mendatang.

Dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) diatur bahwa keluarga dari gubernur/wakil gubernur petahana tidak boleh mencalonkan diri untuk menjadi bupati/walikota dan wakil bupati/walikota di wilayah tersebut.

Hal ini diatur untuk menghindari politik dinasti yang kerap terjadi di banyak daerah.

Salah satu syarat calon kepala daerah dalam Pasal 4 huruf q rancangan PKPU, disebutkan bahwa calon tidak boleh memiliki konflik kepentingan dengan petahana (incumbent). Larangan calon kepala daerah berkonflik kepentingan dengan petahana bukan hanya tingkatan provinsi atau kabupaten/kota. Namun, seorang calon bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota tidak boleh keluarga dari gubernur dan wakil gubernur.

Tertuang dalam penjelasan ayat (9) huruf a: calon bupati atau wakil bupati, walikota atau wakil walikota tidak mempunyai ikatan perkawinan atau hubungan darah/garis keturunan satu tingkat lurus ke atas, ke bawah, ke samping dengan gubernur atau wakil gubernur pada provinsi yang sama.

Di ayat (10) menambahkan, ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (9), tidak berlaku apabila telah melewati jeda satu kali masa jabatan. Artinya, keluarga petahana harus menunggu satu periode jabatan untuk kembali berkompetisi di pilkada.

Namun PKPU itu kemudian diprotes oleh Komisi II DPR RI.

“Kalau dalam PKPU, anaknya gubernur (tingkat provinsi) enggak bisa nyalon jadi bupati atau walikota (tingkap kabupaten/kota) di wilayah bapaknya, tapi menurut kami harusnya bisa, kan wilayahnya beda sama wilayah bapaknya,” ujar Wakil Ketua Komisi II, Ahmad Riza Patria dalam rapat konsultasi Komisi II dengan KPU, di gedung DPR Senayan Jakarta,  Kamis (2/4).

Sementara Komisioner KPU OKU Divisi Teknis Penyelenggara, Erwin Suharja mengatakan, aturan PKPU juga saat ini masih dalam bentuk draf.

Erwin menjelaskan, pihaknya masih mempelajari draf PKPU yang mengatur tentang petahana itu. Sebab jika melihat draf PKPU tersebut, Petahana tidak dijelaskan secara rinci. Apakah aturan Petahana itu berlaku bagi Percha Leanpuri atau tidak.

“Kita ketahui bersama Percha Leanpuri merupakan Putri dari Bupati OKU Timur, Herman Deru, yang masih aktif. Yang kita pelajari sekarang ini, apakah Petahana ini hanya berlaku di daerah jabatan kepala daerah yang aktif di daerahnya saja atau berlaku secara Sumsel, atau secara nasional,” katanya.

Sementara, Komisioner KPU Sumsel, Divisi Hukum dan Sosialisasi Ahmad Naafi menjelaskan, mengenai syarat pencalonan yang tidak ada konflik dengan Petahana dalam draf PKPU bahwa calon bupati atau wali kota yang tidak mempunyai ikatan perkawinan, hubungan darah, garis keturunan lurus ke atas/bawah dengan gubernur atau wakil gubernur.

“Tapi di sini, memang tidak ada penyebutan bupati atau walikota. Ini masih draf dan sedang dibahas oleh Panja DPR, sebelum disahkan,” ucapnya. [rhd]

sumber : http://www.rmolsumsel.com/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 Juni 2015 in PILKADA SERENTAK

 

Tag: